Korban Kekerasan Seksual Histeris, Putusan 10 Bulan

korban yang histeris saat ditenangkan keluarga dan kerabatnya

Sumselnet, LAHAT – Tangis histeris Korban kekerasan seksual sebuat saja Bn (17) dan keluarganya langsung pecah usai mendengar putusan hakim anak. Terhadap dua pelaku yang berusia 17 tahun. Putusannya hukuman penjara 10 bulan.

Bn merupakan korban kekerasan seksual oleh tiga remaja, dua pelalu berusia 17 tahun dan satu pelaku 18 tahun. Namun satu pelaku yang berusia 18 tahun belum disidangkan.

Dua Anak berhadapan dengan hukum (ABH)  diputus 10 bulan penjara oleh Hakim Anak Pengadilan Negeri Lahat, dari tuntutan Kejaksaan Negeri Lahat sebelumnya 7 bulan penjara.

Tangis keluarga korban dan kerabat serta rekan korban pun tak terbendung berteriak bahwa putusan itu tidak adil. “Ini tidak adil,” ujar kerabat korban.

Dalam sidang putusan itu diketuai oleh hakim anak Muhammad Chozin Abu Sait SH MH. Sementara Jaksa Penuntut umum Muhammad Abby Habibullah SH. Dua ABH itu, yakni Oh (17) pelajar kelas XII SMA, MAP (17) pelajar SMA kelas XII. Dinyatakan bersalah sesuai pasal 81 ayat 1 UU Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua Atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Untuk putusannya 10 bulan penjara. Tadi penuntut umum pikir- pikir. Kita beri waktu 7 hari kedepan,” ujar Humas PN Lahat Diaz Nurima S, SH MH, Selasa (3/1).

Sementara Kepala UPT Perlindungan Anak dan Perempuan Lena ilyas SPD, bahwa pihaknya siap membantu melakukan pemulihan terhadap korban.

Sementara Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanto S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Herly Setiawan SH MH didampingi Kanit PPA Lahat Iptu Agus Santoso terkait satu berkas lagi untuk satu tersangka GA (18) masih dalam proses penyidikan.

Kejadian kekerasan seksual ini dijelaskan Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanto S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Herly Setiawan SH MH didampingi KBO Reskrim Iptu Abu Nawas menjelaskan. Seebelumnya unit PPA Satreskrim Polres Lahat mendapat laporan dari pihak korban. Selanjutnya langsung melakukan penyelidikan, olah TKP dan menggali keterangan saksi.

Kejadian kekerasan seksualnya pada Sabtu (29/10/2022) sekitar pukul 21.00 WIB. Di dalam kamar kos-kosan Kelurahan Bandar Agung Kecamatan Kota Lahat, Kabupaten Lahat. Sementara pihak korban melapor pada 18 November 2022 lalu.

Selanjutnya langsung melakukan penangkapan. Awalnya aparat menangkap, Oh dan MAP saat mereka berada di pinggir jalan Desa Muara Tiga Kecamatan Mulak Ulu, sekitar pukul 14.00 WIB, Senin (28/11/2022). Seelanjutnya sekitar pukul 17.30 WIB dihari yang sama, ditangkap GA (18) yang sedang berada di kosan kawasan Bandar Agung Lahat.(ar)

Related posts

Leave a Reply