Terpusat Di Lahat, Ribuan Guru Hadiri HUT PGRI

Sumselnet, Lahat – Gubernur Sumsel H Herman Deru hadir dalam puncak peringatan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 77. Sekaligus memperingati Hari Guru Nasional tahun 2022.

Ribuan guru memadati GOR Bukit Tunjuk Jl Kolonel Burlian Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Sabtu (10/12/2022).

“Semoga momen perayaaan ini dapat menjadi ajang silahturahmi sekaligus sebagai wadah wujud kebersamaan dalam persatuan. Apalagi guru- guru dan kepala sekolah dari berbagai daerah datang ke Lahat,” ujar Gubernur Sumsel H Herman Deru.

Guru adalah pahlawan bangsa. Karena guru kita bisa seperti sekarang ini, maka dari itu hormatilah dan hargailah guru. Dirinya juga meminta agar guru-guru di Sumatera Selatan menjadi teladan bagi anak didik. Namun jangan sampai tertinggal oleh anak didik di era informasi dan tekhnologi saat ini.

Sementara ituBupati Lahat Cik Ujang SH Pemkab Lahat sangat berterima kasih kepada Gubernur Sumsel atas bantuan infrastruktur dan lainnya di Kabupaten Lahat. Sehingga pihaknya juga dapat memberikan bantuan bagi para guru san anak di didik di Kabupaten Lahat. Seperti bantuan seragam sekolah bagi anak SD dan SMP.

Lalu dalam momentum hari guru. Bahwa guru adalah pahlawan bangsa sehingga dalam mengisi kemerdekaan ini guru dapat terus bertanggung jawab dan berinovasi mencerdaskan bangsa. Bekerja sama menanamkan nilai kepahlawanan kepada masyarakat.

Dalam acara tersebut turut hadir, unsur Forkopimda Lahat, Bupati dan walikota se Sumsel, serta seluruh guru di Sumatera Selatan. Selain itu, turut hadir H. Ahmad Zulinto, S.Pd.MM ketua pengurus Provinsi PGRI Sumatera Selatan.

Ketua PGRI Lahat Dr Hasperi Susanto S.Pd M.M mengungkapkan. Dalam momentum peringatan PGRI dan hari guru pihaknya berharap agat guru harus mengerti tekhnologi informasi. Karena suka tidak suka, mau tidak mau saat ini tantangan saat ini ialah tekhnologi infomasi. “Jadi untuk guru agar jangan Gaptek,” tegas Hasferi yang juga Sekretaris Dinas Pendidikan Lahat ini.

Selain itu, adanya pandemi covid19 lalu menjadi kendala dalam pendidikan. Untuk itu, guru saat ini beraama untuk bangkit dan pulihkan pendidikan.(ar)

Related posts

Leave a Reply