Diduga Gelapkan Dana Rehab Rumah Tak Layak Huni, Kades di Banyuasin Akan Dilaporkan ke Kejati

Foto: Ilustrasi Korupsi

SumselNet.com, Banyuasin – Kepala Desa Keluang, Kecamatan Tungkal Ilir, Banyuasin, Sumatera Selatan diduga menggelapkan dana rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kasus ini menjadi sorotan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Cinta Sumatera Selatan (Macis).

Ketua DPW LSM Macis, Karman menjelaskan, berdasarkan informasi yang mereka terima bahwa di desa tersebut kerap melakukan pembangunan terhadap rumah warga atau Rehab Rumah Tidak Layak Huni. Anggaran yang digunakan pun diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Read More

“Berdasarkan informasi yang dihimpun, bahwa rehab rumah yang dilakukan dianggarkan Rp15 juta. Namun, nyatanya uang yang digunakan diduga hanya Rp5 juta,” ungkap Ketua LSM Macis Karman, dalam rilis yang diterima media ini Sabtu, 10/9/2022).

Karman mengatakan, bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah bukti terkait dugaan tersebut dan dalam waktu dekat bakal memastikan penggunaan dana desa di Keluang karena LSM Macis telah mendapat keluhan dari warga.

“Kita akan lihat ke lokasi, sudah berapa tahun ini kita pantau penggunaan dana desa banyak mengarah ke rumah warga. Apalagi pada tahun 2022 ini sekitar tujuh rumah kalau tidak salah,” katanya.

Dirinya menilai, jika yang terkecil ini pun dikeluhkan oleh warga, apa kabar kegiatan-kegiatan lainnya seperti Rehab Paud, Pengerasan Jalan, Sumur bor dan rumah sehat dan juga pekerjaan lainnya. Pihaknya juga akan melakukan investigasi karena tidak menutup kemungkinan di Desa lain juga terjadi.

“Kita bisa melakukan demonstrasi di Kejati untuk mengusut tuntas dugaan ini. Karena kita mempunyai data anggaran dan bukti fisiknya,” jelas Karman.

Sementara Kepala Desa Keluang, Robinhar saat di konfirmasi awak media terkesan menghindar dari wartawan. Berkali- kali awak media mencoba mengkonfirmasi terkait dugaan ini lewat telpon dan pesan whatsapp namun sang Kepala Desa tidak merespon sama sekali. (red)

Related posts

Leave a Reply