Pemprov Sumsel Libatkan Empat Provinsi Tetangga Revisi Perda Tata Ruang 2016-2036

Sekda Provinsi Sumsel, S.A. Supriono/ist

SumselNet.com, Palembang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang mengelar rapat Konsultasi Publik ke-I Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2016-2036 Tahun 2022.

Rapat tersebut dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, S.A. Supriono bertempat di Ballroom Hotel Santika Premiere Bandara Palembang, Selasa (30/8/2022).

Read More

Dalam arahannya, Supriono berharap melaluai rapat konsultasi publik tersebut, stakeholder dan para pemangku kepentingan dapat berkontribusi dengan memberi masukan atau agar kebijakan pembangunan di Sumsel dapat berjalan dengan terarah dan jauh lebih baik.

Menurutnya, rencana tata ruang wilayah merupakan hal yang penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengatakan jika Pemprov Sumsel menggandeng provinsi terdekat untuk merevisi Perda Rencana Tata Ruang Wilayah RTRW 2016-2036 untuk merespons perubahan struktur dan pola ruang yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Empat provinsi yang diajak yakni Jambi, Bengkulu Lampung dan Bangka Belitung.

“Hari ini hadir perwakilan dari sejumlah provinsi tetangga untuk sama-sama saling membantu dalam merevisi RTRW,” kata Supriono.

Ia mengatakan dinamika pembangunan yang berlangsung saat ini menuntut dilakukan penyesuaian regulasi, sebagaimana diperbolehkan dalam aturan bernegara.

Sumsel yang memiliki beragam sumber daya alam seperti areal mangrove, gambut, hutan lindung dan taman nasional harus berupaya untuk mempertahankannya.

Bagi Sumsel, jika tidak dikemas dalam rencana tata ruang dan wilayah yang baik dan dikuatkan dalam Peraturan Daerah maka SDA ini akan sulit dipertahankan di masa mendatang.

Sejauh ini, Sumsel sudah memiliki wilayah yang dinobatkan PBB sebagai cagar biosfer dunia yakni kawasan Sembilang Kabupaten Banyuasin.

Menurutnya, agar mendapatkan perencanaan matang maka perlu sinkronisasi dalam sistem tata ruang lain terkait kepentingan pertahanan, pertanian, perkebunan dan adaptasi lingkungan. (***)

Related posts

Leave a Reply