Diguyur Hujan Deras, Ratusan Rumah di Talang Kelapa Banyuasin Terendam Banjir

SumselNet.com, Banyuasin – Sekitar 100 rumah terendam banjir setinggi satu meter di Perumahan Al- Ghony yang berada di wilayah Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Selasa (12/4/2022) kemarin.

Banjir dipicu hujan deras sejak senin tengah malam sekitar pukul 23.30 WIB hingga pagi hari. Akibatnya, air merendam rumah warga di sana.

Read More

Salah satu warga yang terdampak banjir, Amrul (37) mengatakan, banjir yang terjadi kali ini sangat diluar dugaan, dikarenakan banjir yang terjadi begitu cepat, yang disebabkan oleh hujan yang terjadi pada Senin malam hingga pagi hari begitu deras sehingga membuat air begitu cepat merendam pemukiman warga.

“Hujan yang terjadi begitu deras mengakibatkan banjir melanda di permukiman kami, ditambah air kiriman dari arah Serong dan dari arah Terminal Kilometer (KM) 12, membuat penderitaan kami bertambah, diperkirakan banjir yang terjadi merendam ratusan rumah yang berada di permukiman kami,” ucap Amrul kepada media ini.

Ia menambahkan, banyak warga terpaksa mengungsi baik ke rumah saudara maupun ketempat yang lebih tinggi. Warga pun sudah menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuasin. Namun hingga malam hari, belum ada satupun petugas yang datang ke lokasi.

“Ketinggian air yang masuk ke rumah warga setinggi satu meter. Warga juga sudah menghubungi Kepala BPBD dan Wakil Bupati Banyuasin, tapi belum ada yang merespon dan hingga berita ini diturunkan belum ada uluran dan perhatian dari pemerintah setempat, baik dari Kepolisian Sektor Talang Kelapa ataupun dari pemerintah Kelurahan setempat,” katanya.

Sementara warga lainnya Indra, menambahkan di lokasi perumahan juga terdapat penangkaran buaya tepatnya di wilayah Desa Talang Buluh kecamatan Talang Kelapa.

“Kami dapat kabar banyak buaya yang lepas dari penangkarannya akibat banjir subuh tadi. Diperkirakan ada 70 ekor buaya,” ungkapnya.

Selain mengakibatkan warga mengungsi, banjir juga merendam Masjid Al-Ikhsan yang berada di wilayah Perumahan Al-Ghony, dan Pesantren Al-Fatah cabang Temboro Jawa Timur (Jatim) sehingga membuat aktivitas belajar mengajar pun terhenti dikarenakan tempat belajar mengajar ikut terendam banjir.

Hingga berita ini diturunkan genangan air semakin tinggi akibat kiriman air dari daerah sekitar baik dari arah Serong maupun dari arah Terminal KM 12. (ndr/cca)

Related posts

Leave a Reply