Tingkatkan Kompetensi SDM ASN, Pemprov Sumsel Gandeng Unsri

SUMSELNET.COM, Palembang – Pembukaan pelatihan tenaga ahli konstruksi dan inhouse training KPPU bagi pengguna jasa/ASN di lingkungan provinsi Sumatera Selatan dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor KPA Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Selasa (22/6/2021).

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumsel Ir. Basyaruddin Akhmad, M. Sc mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur dilingkungan Provinsi Sumsel.

Read More

“Kita menggandeng Unsri untuk meningkatkan kompetensi dari SDM ASN di lingkungan pemerintah provinsi Sumsel. Ini juga melibatkan 17 kabupaten/kota,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan, kegiatan ini juga untuk menindaklanjuti MoU dari Gubernur dan Pihak Unsri untuk keningkatkan pelatihan pengabdian kepada masyarakat.

“Sehingga pada hari ini kita lakukan pembukaan dimulainya pelatihan. Ada enam pelatihan yakni training of trainers dari konstruksi, pelatihan tenaga ahli air minum, tenaga ahli bangunan, inhaouse training KPPU itu kerjasama pemerintah dengan badan usaha, pelatihan tenaga ahli jalan,” tuturnya.

Kemudian, ia mengatakan, target dilaksanakan kegiatan ini untuk dapat meningkatkan kompetensi dari SDM ASN.

“Supaya staf kita mempunyai kompetensi yang layak untuk mengantisipasi perkembangan zaman. Jadi kita ingin ASN kita menjadi orang yang update. Kami melibatkan Unsri karena memiliki tenaga ahli sehingga kami mempunyai keinginan besar untuk memberdayakan koordinasi dari Unsri dan pemerintah,” tutupnya.

Sementara itu, Rektor Unsri Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE, IPU mengatakan kegiatan pelatihan ini supaya tenaga ahli kita bisa dipakai untuk kepentingan dan menompang kegiatan pemprov Sumsel.

“Hari ini pelatihan baru dibidang KPPU karena banyak bidang yang bisa kita kerjasamakan. Saya selaku rektor sangat menyambut baik kegiatan ini. Mudah-mudahan ini awal supaya Unsri turun gunung,” ujarnya.

Ia menambahkan, target capaian selanjutnya tidak hanya di perguruan tinggi tetapi menyoroti SDM nya. Ini informal artinya sertifikat saja.

“Nanti saya ingin lakukan secara formal supaya pekerjaan proyek menghasilkan master, doktor seperti di Balai Besar Sungai di embung Indralaya itu menghasilkan tiga belas master. Sehingga setelah embung ini selesai yang pekerja itu akademiknya meningkat,” pungkasnya.

(cca/cca)

Related posts

Leave a Reply