Resah Pedagang Pasar PTM Square Berujung Laporan ke Polda Sumsel

Palembang, SUMSELNET.COM – Pedagang di Pasar Tradisional Mandiri (PTM) Square jalan Mayor Ruslan kelurahan Pasar Lama kabupaten Lahat, Sumatera Selatan kembali mengadukan pengelola PTM Square. Kali ini, korban melapor ke Polda Sumatera Selatan. Mereka merasa dirugikan lantaran lapak dagangannya dirusak.

“Hari ini saya mendatangi Polda Sumsel untuk meminta kepada Kapolda Sumsel agar membantu kami para pedagang kecil di pasar PTM Square Lahat untuk tegakkan hukum dan keadilan. Kami sangat menderita tidak bisa berdagang lagi, ditambah lagi wabah covid-19 yang belum usai, kami menderita ekonomi keluarga pun jadi sangat sulit,” tegas salah seorang pedagang berinisial J.

Read More

Menurut J, sekelompok oknum yang diduga preman pengelola pasar yang berinisial HS, pada kamis (21/1/2021) pukul 13.00 WIB kembali merusak sejumlah lapak pedagang di PTM Square.

Dijelaskannya, pengrusakan itu diyakini bermula dari aksi demo para pedagang pasar PTM Lahat pada juli 2020 lalu, yang mengeluh banyaknya pungutan pasar tidak jelas, yang diduga dilakukan oleh oknum preman pengelola pasar.

“Sehingga dampak dari aksi demo tersebut, para pedagang yang dinilai vokal dan berani melawan, harus menanggung resiko lapak-lapak dagang mereka dirusak dengan cara dibongkar pakai linggis oleh oknum-oknum preman yang tidak bertanggung jawab,” terangnya.

Ada sekitar 30 orang yang diduga oknum preman, mendatangi lapak pedagang yang sedang berjualan dan meminta pedagang mengosongkan lapaknya kala itu.

“Padahal biaya lapak dagang tersebut dibangun dengan biaya sendiri, sudah berpuluh-puluh tahun kami berjualan di pasar ini, sejak pasar dibuka tahun 2007-2008,” ungkapnya.

Atas kejadian pengrusakan lapak dagang miliknya, korban juga telah melaporkan peristiwa pengrusakan tersebut ke Polres Lahat. Namun, sudah berulang kali korban menanyakan perkembangan laporan pengaduannya. Hingga saat ini, laporannya pun tidak kunjung diproses dan korban berinisiatif mendatangi Polda Sumsel untuk meminta perlindungan hukum dan keadilan.

(cca/cca)

Related posts

Leave a Reply