Gugur dalam Tugas, Nama Aipda Afrizal Abadi di Gedung Sat Reskrim Polres OKI

  • Whatsapp

SUMSELNET.COM, OKI – Kanit Reskrim Polsek Mesuji Makmur, Ogan Komering Ilir ( OKI) Sumatera Selatan, Bripka Afrizal tewas tertembak saat mengejar komplotan perampok yang melarikan diri pada Minggu (2/6/2019) lalu.

Atas dedikasinya, Kapolri saat itu memberikan kenaikan pangkat menjadi ajun inspektur dua (aipda).

Read More

Hari ini Jum’at (11/6/2021), nama Aipda Afrizal diabadikan di gedung baru Sat Reskrim Polres OKI yang diresmikan secara langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S, MM didampingi oleh PJU dan Forkopimda kabupaten OKI.

Pada kesempatan tersebut Kapolda Sumsel mengapresiasi adanya pembangunan gedung tersebut guna untuk mengenang jasa pahlawan yang ada di Institusi Polri supaya bisa menjadi motivasi untuk seluruh personel.

“Tidak hanya itu, semoga kedepan dengan adanya gedung tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,” ujar Kapolda.

Sebagai bentuk apresiasi yang tinggi kepada personel, Kapolda sumsel juga memberikan Piagam Penghargaan kepada personel yang berprestasi sekaligus memberikan santunan Santunan kepada keluarga Almarhum Aipda Afrizal.

”Harapan kita generasi muda di reserse ini bisa mentauladani perilaku beliau. Memang hidup menjadi polisi mengandung resiko dan dengan adanya resiko ini paling tidak dapat menambah motivasi para anggota terutama bagian reserse,” ungkap Kapolda.

Istri Anumerta Aipda Aprizal SH, Muthia pada kesempatan tersebut mengutarakan, ia sangat merasa senang dan terharu dengan dibangunnya gedung di kepolisian resor ogan komering ilir guna mengenang jasa suaminya.

“Senang sekali nama suami saya diabadikan dengan nama gedung ini. Ini sebagai obat rindu saya,” tandasnya

Aipda Afrizal mengemban jabatan terakhirnya sebagai Kanit Reskrim Polsek Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Dia tertembak saat melakukan pengejaran terhadap komplotan perampok yang beraksi di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Mesuji Makmur, OKI.

Saat itu Aipda Afrizal yang mendapat laporan, bersama satu anggotanya Bripda Mahmudi dibantu kepala desa setempat Masdi dan 4 orang warga lain melakukan pengejaran.

Di atas Jembatan Beringin Jaya, Aipda Afrizal bertemu komplotan perampok tersebut. Aipda Afrizal lalu mengeluarkan tembakan peringatan ke udara satu kali. Namun komplotan perampok itu membalas dengan tembakan berkali-kali dengan mengarahkan langsung ke arah Aipda Afrizal dan rombongan.

Mereka pun kaget dan mencari tempat perlindungan.

Bripda Mahmudi dan kelima orang lainnya berhasil selamat dari tembakan setelah berlindung di kebun karet dan tanaman singkong yang ada di sekitar lokasi.

Sedangkan Aipda Afrizal tewas setelah sebutir peluru tembus mengenai dada sebelah kanan.

(dhi/dhi)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *