Kerukunan Keluarga Palembang Ajak Generasi Muda Hidupkan Kembali Budaya Melipat Tanjak dan Gandik

SUMSELNET.COM, Palembang – Masyarakat Kota Palembang dari berbagai kalangan mulai anak muda, dewasa hingga orangtua tampak antusias mengikuti pelatihan pelipatan tanjak dan pembuatan gandik yang digelar di Atrium OPI MALL, Jumat (16/4/2021).

Kegiatan yang merupakan rangkaian Festival Palembang Darussalam ke XIX tersebut digelar oleh Kerukunan Keluarga Palembang (KKP) bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel dengan melibatkan 1 Ormas Zuriat Palembang.

Read More

Hadir dalam kegiatan tersebut salah satu Pembina Festival Palembang Darussalam, Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin IV Jaya Wikrama Raden Muhammad Fauwaz Diradja,S H.,M.Kn, Ketua KKP Abdul Rozak, Ketua umum Pengurus Pusat Angkatan Muda Keluarga Palembang Darussalam (AMKPD) Dr Hj Alfa Siti Azizah Gadjahnata MS SpOK, budayawan Palembang Yai Bek, tokoh masyarakat Palembang diantaranya Mang Aman, Mang Zainal, Iskandar Sulaiman.

Ketua Angkatan Muda Kesultanan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin IV Jaya Wikrama Raden Muhammad Fauwaz Diradja,SH.,M.Kn mengatakan, Tanjak dan Gandik adalah kebudayaan kebiasaan kita pada masa lalu yang harus kita hidupkan kembali.

“Kebiasaan yang sudah ada ini mulai terbenam dan kita mengajak untuk mulai menghidupkan kembali budaya melipat tanjak dan pembuatan gandik oleh setiap masyarakat di kota Palembang,” terang dia.

Menurut Raden Muhammad Fauwaz Diradja, sebenarnya cara pembuatan tanjak dan Gandik sudah ada di akun YouTube dan sudah bisa diputar berulang-ulang.

“Sekarang diadakan secara langsung. Pesertanya adalah dari masyarakat Palembang dan ormas-ormas serta masyarakat yang ada disini. Insya Allah kita akan mengadakan pelaksanaan pecah rekor penggunaan gandik terbanyak di Indonesia,”jelasnya.

Ketua Angkatan Muda Kesultanan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin IV berharap generasi muda kedepannya bisa melipat tanjak dan Gandhik dengan benar dan menggunakan tanjak dan Gandhik sebagai keseharian dan juga sebagai ciri identitas sebagai bangsa Indonesia yaitu Wong Palembang, Wong Sumatera Selatan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kemas Sopyan menambahkan, acara festival ini dimulai tanggal 12 April 2021 dan di tutup tanggal 12 Juni 2021.

“Rangkaian festival acara ada 8 macam acara yang diadakan diantaranya lomba masakan khas Palembang, latihan tanjak dan gandik, pembukaan festival Palembang Darussalam XIX, MTQ dan lomba adzan, lomba rebana, lomba sarafal Anam dan ngarak penganten, lomba lagu Palembang, pantun dan cerios khas Palembang, serta penutupan festival Palembang Darussalam XIX di Griya Agung Palembang,” bebernya.

“Harapannya, kalau bisa tahun depan lebih meriah lagi, covid-19 ini bisa hilang dan kita akan mengadakan Festival Palembang Darussalam akan lebih Sukses dan akan lebih meriah dari tahun ini,” pungkasnya.

(cca/cca)

Related posts

Leave a Reply