Sekolah Tatap Muka Dimulai Juni, DPRD Sumsel: Minimal 50 Persen Guru Harus Sudah Divaksinasi

SUMSELNET.COM, Palembang – Sekolah tatap muka di Sumatera Selatan direncanakan akan digelar pada tahun ajaran baru Juni mendatang. Pelaksaanaan belajar luring tersebut akan dilakukan setelah minimal guru sudah divaksinasi COVID-19 diatas 50 persen.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs H. Syaiful Padli ST MM menekankan agar digelarnya kembali sekolah tatap harus benar-benar siap baik dari segi vaksinasi maupun fasilitas penunjang pencegahan virus Corona di sekolah.

Read More

“Dinkes Sumsel saat ini belum memiliki data ril terkait data guru dan murid SMA sederajat yang sudah divaksin. Datanya akan disusulkan, karena ketika rapat mereka belum siap untuk data ril berapa persen guru yang sudah divaksin. Kalau nanti ternyata jumlah guru yang sudah divaksin masih dibawah 50 persen, maka kami merekomendasikan untuk sekolah tatap muka tidak dibuka dulu,” kata Syaiful Padli usai pertemuan dengan Dinkes Sumsel di Ruang Rapat Komisi V DPRD Sumsel, Rabu (14/4/2021).

Ia menilai, jika vaksinasi guru sudah diatas 50 persen. Artinya, pemerintah serius untuk menerapkan pelajaran tatap muka. Menurutnya, paling tidak satu bulan sebelum tahun ajaran baru dimulai, guru yang sudah divaksinasi diatas 50 persen.

Menurutnya, pencegahan penularan COVID-19 bagi siswa bisa dilakukan dengan manajemen protokol kesehatan yang ketat. Menurutnya prioritas vaksinasi bagi guru dan tenaga pendidik sudah sangat tepat.

“Karena kalau satu bulan sebelum pelajaran tatap muka berlangsung masih dibawah 50 persen, kemungkinan untuk mencapai itu (vaksinasi), sulit dilakukan,” katanya.

Meski kewenangan Komisi V di tingkat SMA sederajat, lanjut dia, pihaknya berharap, untuk vaksinasi guru dilakukan sama, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.

“Sekali lagi kita tegaskan, kalau gurunya belum steril, kita harapkan jangan berani-berani dulu untuk melakukan tatap muka,” pungkasnya.

(cca/cca)

Related posts

Leave a Reply