Ini Aspirasi Masyarakat yang Diserap DPRD Kota Palembang Dapil II Pada Reses Tahap Pertama

SUMSELNET.COM, Palembang – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang Dapil II melakukan kunjungan reses tahap pertama tahun 2021 guna menyerap aspirasi masyarakat.

Beberapa anggota DPRD kota Palembang Dapil II meliputi Mulyadi dari Fraksi Demokrat, Danu Mirwando dari Fraksi Nasdem, Sri Wahyuni dari Fraksi Gerindra, M Ridwan Saiman dari Fraksi PKS, Azhari Haris dari Fraksi PAN, Sutami Ismail dari Fraksi PKB, M Normansyah Fraksi Gerindra, H Ganefo Rohim Fraksi Golkar, H. Paidhol Barokat Fraksi PPP, dan M Arnisto Boling dari Fraksi Demokrat.

Read More

Dalam resesnya, anggota DPRD kota Palembang Dapil II mengunjungi Kantor Camat Sukarami pada Kamis (8/4/2021) kemarin. Yang banyak menjadi usulan yakni terkait Insfratruktur, PDAM, Lampu Jalan, kesehatan dan bantuan Masjid.

Anggota DPRD Kota Palembang Fraksi Nasdem, Danu Mirwando menjelaskan, usulan aspirasi warga diwakili RT/RW dan pada umumnya menyampaikan persoalan terkait insfratruktur. Paling krusial adalah soal masalah kantor lurah yang sampai saat ini belum ada atau masih sewa, padahal kantor lurah untuk pelayanan masyarakat.

“Malu! APBD empat koma sekian triliun. Namun kantor lurah masih ada yang menyewa. Mohon perhatian Pemkot untuk segera membangun kantor lurah Sukodadi yang sekarang masih numpang,” ujarnya.

Terkait PDAM, lanjut Danu, pemasangan kerumah warga yang selama ini tertunda dari tahun 2014. Mulai akan terlaksana pengerjaan baru tahun 2020 – 2021. Mudah-mudahan setahun ini
usulan warga bisa terlaksana dengan baik, saluran PDAM tersambung kerumah warga.

“Khusus warga baru mendaftar tahun ini harap antri dan bersabar karena kurang tenaga dilapangan. Tahun 2014 ada 6000 pelanggan yang sudah mengantri untuk dikerjakan. Perhari 20 rumah pelanggan yang di pasang,” bebernya.

Danu berharap, aspirasi masyarakat di tingkat kecamatan bisa menampung lebih banyak lagi. Pada umumnya bukan masalah insfratruktur tapi ada masukan dari RT/RW untuk warga miskin tidak produktif lagi.

“Kami harap ada aspirasi perwakilan RT/RW tentang warga miskin. Kalau insfratruktur itu umum. Sehingga aspirasi bisa disampaikan melalui sidang paripurna DPRD kota Palembang,” paparnya.

Sementara Ketua reses Dapil II, Mulyadi menyebutkan bahwa usulan aspirasi warga ditahun 2021 akan masuk untuk disampaikan dalam APBD tahun 2022.

“Usulan warga tahun 2021, nantinya bisa ditindaklanjuti tahun 2022. Karena tidak bisa kita melakukan di tahun ini karena di atur sistem. Tetapi sekarang sudah berjalan untuk anggaran 2021,” pungkasnya.

(cca/ril)

Related posts

Leave a Reply