Tambah Kapasitas Produksi, PDAM Tirta Musi Janji Penuhi Kebutuhan Air Bersih Masyarakat Kota Palembang

SumselNet.com, Palembang – Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Tirta Musi Palembang berupaya meningkatkan kapasitas produksi air dengan membangun sejumlah infrastruktur baru.

Direktur Utama PDAM Tirta Musi Palembang Andi Wijaya mengatakan masyarakat Kota Palembang masih banyak yang belum mendapatkan saluran air bersih.

Read More

“PDAM Tirta Musi menjanjikan akan memenuhinya dengan menambah kapasitas air 500 liter perdetik di akhir 2021,” ujarnya usai Peresmian Graha Tirta Musi bersama Walikota Palembang Harnojoyo.

Andi menerangkan, saat ini kapasitas produksi air bersih mencapai 4300 liter perdetik untuk melayani lebih kurang 293 ribu sambungan langganan (SL). Namun jumlah tersebut masih kurang terutama untuk mengaliri kawasan pinggiran kota.

“Untuk mengcover 80 ribu pelanggan, kami akan menambah peningkatan kapasitas produksi yang akan terealisasi 500 liter per detik di akhir tahun, saat ini masih dalam proses,” katanya.

Sementara untuk daftar tunggu pelanggan PDAM, hingga saat ini masih 10 ribu pelanggan lagi dari awalnya 15 ribu. Kawasan yang masih belum teraliri air bersih dari PDAM ini terutama kawasan sebelah barat Kota Palembang seperti Talang Jambe, juga Tanjung Barangan.

“Saat ini 5000 daftar tunggu sudah kita alirkan termasuk di antaranya yang berada di kawasan Talang Jambe dan Tanjung Barangan,” jelasnya.

Sementara, lanjut dia, untuk bagian Timur Palembang seperti Sematang Borang, Mata Merah, kita akan mintakan pendanaan dari pusat.

“Nantinya setelah terealisasi, maka aliran air akan difokuskan ke wilayah tersebut,” pungkasnya.

Sebelumnya, Walikota Palembang H Harnojoyo meresmikan gedung Graha Tirta Musi Palembang di Jalan Rambutan Ujung No.1 Palembang, Selasa (6/4/2021).

Dalam kesempatan itu, Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, Peresmian Graha Tirta Musi ini semoga kedepannya bermanfaat menunjang terkait kegiatan PDAM.

“Sebelumnya ruangan yang dimiliki hanya berkapasitas 20 orang, saat ini bisa sampai 100 orang,” katanya.

Masih kata Harnojoyo, untuk awal 2023 pihaknya menargetkan distribusi melampaui dari kebutuhan. Apalagi pembangunan Embung 100 hektar di Pulokerto, Gandus akan menjadi proyek strategi nasional.

“Jika sungai Musi tidak bisa lagi dijadikan sebagai air baku, kita punya embung 100 hektar di Pulokerto, sehingga tidak sepenuhnya mengandalkan Sungai Musi untuk air baku,” ujarnya.

(cca/cca)

Related posts

Leave a Reply