Duh! Berduel Pasal Harta Warisan, Satu Orang Tewas

Ilustrasi lelaki memegang parang atau golok. (Shutterstock)

SumselNet.com, OKI – Duel maut menggunakan senjata tajam kembali terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Kali ini melibatkan dua orang yang masih ada hubungan keluarga yang terlibat saling bacok setelah memperebutkan harta warisan. Akibat dari peristiwa ini, salah seorang tewas, sementara seorang lainnya masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Read More

Peristiwa duel itu terjadi pada Sabtu (3/4/2021) sekira pukul 12.30 Wib di Desa Sirah Pulang Padang, Kecamatan Sp Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Depi alias Otong berkelahi dengan saudara sepupunya, TR.

Dilansir dari sumsel.tribunnews.com, Depi alias Otong dan TR terlibat perselisihan lantaran persoalan pembagian harta warisan.

“Benar tadi siang ada warga saya yang berkelahi tepat di depan rumah mereka, keduanya bernama TR dan Depi yang masih sepupuan,” kata Syawal Harahap, Camat Sp Padang seperti dikutip dari laman sumsel.tribunnews.com, Sabtu (3/4/2021).

Sebelum peristiwa ini terjadi, Depi alias Otong bertengkar di telepon dengan TR yang berujung pada kontak fisik menggunakan parang.

Depi alias Otong tewas di tangan saudara sepupunya sendiri di RSUD Kayuagung OKI setelah mendapat bacokan beberapa kali di pipi, tangan dan pundak hingga kritis. Sementara TR masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Sementara itu, Kapolres OKI AKBP Alamsyah Pelupessy SH SIK MSi melalui Kapolsek SP Padang Iptu Zulkifli Hanafi, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Depi alias Otong saat mendapat perawatan di RSUD Kayuagung OKI, Sabtu (3/4/2021)

“Tadi keluarga sudah membuat laporan dan beberapa anggota kami telah selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi,” kata Kapolsek Sp Padang, Iptu Zulkifli Hanafi.

Untuk pelaku, lanjut dia, sekarang masih dalam pengejaran. Dirinya pun meminta agar pelaku segera menyerahkan diri.

“Petugas berupaya mencari keberadaan pelaku. Insya Allah dalam waktu dekat akan segera ditangkap,” terangnya.

(dhi/dhi)

Related posts

Leave a Reply