Maling Beraksi di SP Padang, Bawa Kabur Motor Saat Pemilik Rumah Tidur Lelap

SUMSELNET.COM, OKI – Satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna hijau dengan Nopol BG 6992 Q dilaporkan hilang.

Sepeda motor tersebut dibawa kabur maling saat terparkir dirumah korban di Desa Bungin Tinggi kecamatan SP Padang, Ogan Komering Ilir (OKI).

Read More

Sunardi (45), pemilik sepeda motor melaporkan hal itu ke Polsek SP Padang pada Jum’at (5/3/2021).

Kapolres Ogan Komering Ilir, AKBP Alamsyah Pelupessy SH SIK MSi melalui Kapolsek SP Padang Iptu Zulkifli Hanafi menyampaikan, kronologis hilangnya sepeda motor korban diketahui pada saat pelapor terbangun dari tidur.

“Terjadi pada Jum’at (5/3/2021) sekira pukul 00.00 WIB, pada saat korban terbangun dari tidur kemudian menyadari sepeda motornya sudah hilang,” ujar Iptu Zulkifli dalam keterangan tertulis yang diterima SumselNet.com, Minggu (21/3/2021).

Akibat kejadian itu, korban dilaporkan mengalami kerugian hingga Rp5 juta.

“Laporan korban sudah diterima di Polsek SP Padang, untuk kemudian dilakukan penyelidikan karena dugaan adanya tindak pidana pencurian dengan pemberatan dalam kasus ini,” jelas Iptu Zulkifli.

Setelah mendapatkan laporan, tim macan komering Polsek SP Padang yang dipimpin langsung oleh Kapolsek SP Padang Iptu Zulkifli Hanafi bersama Kanit Reskrim Ipda Takroni SH, Kanit Intel Effendi dan Personil Reskrim Polsek SP Padang langsung melakukan penyelidikan atas kejadian itu,” kata Zulkifli.

Menurut Zulkifli, setelah dilakukan proses penyelidikan akhirnya pada minggu 21 Maret 2021, pihaknya mendapatkan informasi bahwa pelaku pencurian sepeda motor milik Sunardi adalah JP (37), seorang buruh tani asal desa setempat.

“Setelah mendapatkan informasi melalui Kanit Intel Polsek SP Padang tentang keberadaan pelaku, tim macan komering Polsek SP Padang langsung bergerak dan mengamankan pelaku di sekitar rumah pelaku,” ujar Kapolsek.

“Pelaku langsung dibawa bersama barang bukti hasil kejahatan ke Polsek SP Padang guna penyelidikan lebih lanjut,” sambung dia.

Zulkifli mengaku, dari hasil pemeriksaan, aksi kejahatan tersebut dilakukan oleh pelaku dengan cara pelaku masuk pekarangan rumah korban saat korban terlelap tidur.

“Saat korban sedang terlelap, pelaku langsung menuju tempat korban memarkirkan sepeda motor, lalu pelaku langsung mengambil satu unit sepeda motor milik korban,” bebernya.

Atas perbuatan tersebut, pelaku terancam dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

Selain itu, Kapolsek SP Padang Iptu Zulkifli juga mengimbau pada masyarakat untuk meningkatkan keamanan pada sepeda motornya dengan memakai kunci ganda.

“Bisa menggunakan gembok sebagai alat pengaman tambahan atau rantai maupun alat lainnya,” tutup Kaposek SP Padang.

(dhi/dhi)

Related posts

Leave a Reply