Dorong Jiwa Enterpreneur, Priamanaya Group Lakukan Pelatihan Budidaya Lele

SUMSELNET.COM, LAHAT – Priamanaya Group melalui CSR-PPM terus membantu dan memotivasi masyarakat untuk melakukan kegiatan usaha guna berkerjasama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Lahat mengadakan pelatihan dan Praktek Budidaya Ikan Lele kolam Bioflok, di Gedung Serba Guna Desa Payo Kabupaten Lahat, Selasa (24/11)

Kegiatan ini hadiri oleh 21 peserta yang berasal dari Desa Payo, dan dilaksanakan selama 2 (dua) hari. Pada hari pertama diisi oleh teori tentang budidaya ikan lele kolam bioflok, dan pada hari ke-2 akan dilakukan praktek budidaya.

Read More

Pada kesempatan ini pula, Kepala Desa Payo, Harun Rasyid mengucapkan terima kasih kepada pihak terkait atas diberikan kesempatannya Desa Payo sebagai Desa Percontohan untuk desa – desa yang lainnya. 

“Juga kami ucapkan terima kasih kepada PT. Priamanaya yang telah memberikan kesempatan kepada warga kami untuk melakukan budidaya ikan lele, semoga nantinya akan ada lagi pelatihan bidang usaha lainnya di desa payo lewat program CSR – PPM Priamanaya Group,” ujarnya.

Sementara itu Sigit Ariwibowo Selaku Kepala Tehnik Tambang ( KTT ) Priamanaya Group berharap kedepan program ini berkelanjutan.

Sigit menyampaikan kegiatan ini merupakan program dari CSR – PPM Priamanaya Group yang bekerjasama dengan Dinas perikanan Kabupaten Lahat yang di implementasikan di Desa Payo Kecamatan Merapi Barat dengan rincian 2 Kolam dan harapannya dapat menumbuhkan alternatif roda ekonomi dengan terbentuknya jiwa interpreneur masyarakat di desa tersebut sehingga nantinya masyarakat desa tersebut menjadi mandiri dan sejahtera. 

Program budidaya ikan lele ini juga sebagai bentuk dukungan Priamanaya Group terhadap program Dinas Perikanan Kabupaten Lahat yang sedang berupaya memenuhi kebutuhan ikan dari lokal atau Kab. Lahat sendiri.

Dimana selama ini Kabupaten  Lahat masih di suplai dari luar daerah Kabupaten Lahat. 

“Untuk sementara kita implementasikan dua kolam terlebih dahulu, Kalau ini sukses akan kita tambah kolamnya. Kita lihat semangat masyarakat bagaimana cara mengelola pembudidayaan ikan lele ini,” sampainya.

Sigit juga mengatakan, Karena ini sebagai permulaan dan desa payo menjadi desa percontohan, kita lakukan tebar bibit ikan lelenya sebanyak 9000 bibit, dua kolam jadinya 18.000 bibit ikan lele. Kami juga akan terus melakukan pendampingan kelompok tersebut dengan bantuan dari Dinas Perikanan agar tujuan kami nantinya masyarakat desa tersebut menjadi mandiri dan sejahtera terwujud. 

Pada kesempatan ini pula dihadiri oleh Dinas Perikanan Kabupaten Lahat Melalui Maruli, Kabid Pengelolaan Budidaya Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Lahat yang sangat mengapresiasi dari kegiatan ini.(ar)

Related posts

Leave a Reply