Sengketa Lahan PT Lonsum: BPN Tak Perpanjang HGU Perusahaan Sebelum Clear And Clean

Rapat di Kanwil BPN Lahat terkait sengketa lahan, Rabu, 18/11/2020

SUMSELNET.COM, LAHAT – Setelah sebelumnya hasil rapat fasilitasi mediasi sengketa tingkat Kabupaten. Terkait lahan yang diklaim warga Desa Purwarajan sebagai Lahan II Eks transmigrasi, dan dari Pihak PT Lonsum sebagai lahan HGU perusahaan.

Dijelaskan Sujoko Bagus SH, kuasa hukum warga Desa Purwaraja bahwa BPN Sumsel tidak akan menerbitkan HGU di lahan yang disengketakan sebelum clean and clear.

Read More

“Alhamdulillah kemarin (selasa, red) dari rapat di Palembang. Bahwa Kanwil BPN Sumsel menguatkan hasil rapat mediasi di Pemkab Lahat,” ungkap Sujoko Bagus, Rabu (18/11).

Hasil Kesepakatan Warga dengan PT Lonsum

Lanjutnya bahwa sebelumnya warga memang berjaga di lahan yang di sengketakan. Lantaran dari hasil rapat, lahan tersebut di luar HGU PT Lonsum. Selain itu lahan tersebut juga merupakan lahan II Eks Transmigrasi Desa Purwaraja.

“Jadi warga sudah mengikuti 44 kali rapat dan bersabar. Selain itu, hasil rapat bahwa lahan tersebut di luar HGU dan ada yang memang lahan II eks transmigrasi,” ungkapnya.

Lanjutnya, bahwa saat ini pihaknya berharap kerendahaan hati pihak perusahaan. Untuk mengembalikan lahan tersebut kepada masyarakat. Apalagi bila HGU perusahaam sudah diganti rugi. Harusnya ke Desa Purwaraja, Sukoharjo dan Suka Makmur.

Olah TKP Polres Lahat pada pondok warga yang dibakar

Sementara itu, pondok yang dibuat warga Desa Purwaraja di lahan yang disengketa juga dibakar. Atas kejadian itu, pihak Polres Lahat juga langsung turun ke lapangan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Ya, tim inafis Satreskrim Polres Lahat juga sudah melakukan olah TKP di pondok warga yang dibakar. Untuk pelaku masih dalam penyelidikan,” ungkap Kapolres Lahat AKBP Ahmad Gusti Hartono S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Kurniawi H Barmawi, S.Ik.

Seperti diketahui sebelumnya hasil rapat fasilitasi mediasi sengketa lahan pada 14 Oktober 2020 lalu. Bahwa kesimpulan dalam rapat itu pihak ATR/BPN tidak akan menerbitkan HGU PT Lonsum sebelum clear dan clean. Kemudian pihak BPN menjelaskan dari 145, 99 Ha bahwa kurang lebih 110 Ha merupakan bagian dari lahan usaha II warga Desa Purwaraja. Dari lahan seluas kurang lebih 110 Ha milik warga Desa, yang dimohon PT Lonsum untuk jadi HGU ada yang bersertifikat dan ada yang belum.(ar)

Related posts

Leave a Reply