Pekan Kedua November 2020, Polda Sumsel Ungkap 40 Kasus Narkoba

Foto: Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM (Adhie/sumselnetcom)

SUMSELNET.COM, PALEMBANG – Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM mengungkap 40 kasus narkoba di pekan kedua November 2020. Jumlah kasus pekan ini bila dibandingkan dengan pekan pertama mengalami kenaikan.

“Dari 29 naik menjadi 40 kasus Narkoba yang berhasil diungkap Dit Res Narkoba dan Polres jajaran Polda Sumsel dengan 55 tersangka,” kata Kombes Pol Drs Supriadi MM diruang kerjanya, Senin (16/11/2020).

Read More

Menurut Supriadi, dari jumlah 55 tersangka, belum ada bandar narkoba yang ditangkap namun 47 orang pengedar dan 8 orang pemakai narkoba berhasil diamankan.

“Dan yang banyak mengungkap kasus pada pekan ini yaitu Polrestabes Palembang sebanyak 7 LP dengan 9 tersangka. Lalu ada Dit Narkoba Polda Sumsel dengan 6 LP dan 13 tersangka. Selanjutnya Polres Banyuasin dengan 1 LP dan 1 tersangka. Disusul Polres OKI dengan 1LP dan 1 tersangka,” ujar Kombes Pol Supriadi.

Berikutnya, lanjut Kabid Humas, Polres Lahat dengan 3 LP dan 4 tersangka. Polres Prabumulih dengan 6 LP dan 6 tersangka. Polres Pagar Alam dengan 3 LP dan 3 tersangka. Polres Muara Enim dengan 2 LP dan 2 tersangka. Polres OKU 1 LP dengan 1 tersangka. Polres OKUS 1 LP dengan 1 tersangka. Polres OKUT 4 LP dengan 9 tersangka. Polres Lubuk Linggau 2 LP dengan 2 tersangka. Polres MURA 1 LP dengan 1 tersangka dan Polres Empat Lawang 2 LP dengan 2 tersangka.

Supriadi menuturkan, pekan ini Polres yang Nihil Ungkao Kasus adalah Polres MUBA, Polres Ogan Ilir, Polres PALI, dan Polres MURATARA. Sementara jumlah barang bukti sabu yang berhasil diamankan polisi dari para tersangka 2318,87 gram. Sedangkan ganja 30,3 gram dan ekstasi 396 butir.

Dari barang bukti Narkotika yang disita Dit Res Narkoba Polda Sumsel dan Polres jajaran tersebut telah berhasil menyelamatkan 14,856 jiwa anak bangsa.

Pihaknya mengimbau, kepada masyarakat agar selalu meningkatkan pengawasan terhadap anak dan keluarga masing-masing dari pengaruh buruk Narkoba yang tentunya dapat merusak generasi penerus bangsa.

“Dengan ungkap kasus ini, Polri tetap menunjukkan keseriusan dalam memberantas penyalahgunaan narkoba dan sejenisnya walau ditengah Pandemi covid 19 dan persiapan PAM Pilkada serentak wilayah Sumatera Selatan,” tutupnya. (dhi)

Related posts

Leave a Reply