Dorong Kemajuan Ekonomi Kreatif, LPK Bina Bangsa Kayuagung Gelar Pelatihan Menjahit Gratis

KAYUAGUNG, sumselnet.com – Lembaga Pendidikan dan Kursus (LPK) Bina Bangsa Kayuagung menyelenggarakan pelatihan keterampilan menjahit yang diikuti puluhan generasi muda di Kabupaten Ogan Komering lir. Pelatihan ini digelar selama dua bulan oleh LPK Bina Bangsa yang berlokasi di jalan Letnan Darna Jambi Samping Kantor Golkar Kelurahan Paku Kayuagung OKI Sumatera Selatan, Senin (10/08/2020).

Pembina LPK Bina Bangsa Kayuagung, Ahmad Bermawi di dampingi pimpinan LPK, Nurhayati, mengatakan pelatihan menjahit yang digelar ini merupakan inisiatif dari lembaga untuk memfasilitasi mereka yang terkena dampak pandemi covid-19 melalui pemberian kursus tata busana atau menjahit secara gratis ataupun kepada mereka yang belum memiliki pekerjaan.

Menurutnya, pelatihan menjahit itu pas untuk para generasi muda baik pria maupun wanita karena bisa dikerjakan dari rumah, tapi hasilnya bisa untuk meningkatkan perekonomian.

“Para peserta kursus kami bekali langsung praktik menjahit, juga materi entrepreneurship untuk membangkitkan semangat kewirausahaannya. Untuk pemateri kami menghadirkan tenaga pengajar/Instruktur yang handal. Serta telah bekerja sama dengan Dunia Usaha dan Dunia Indusri berupa Konveksi dan garmen,” ungkap Ahmad Bermawi.

LPK Bina Bangsa berharap dengan pelatihan ini peserta bisa lebih kreatif dan inovatif dalam mengaplikasikan keterampilan menjahit ini kedalam berbagai produk kerajinan.”Kami berharap peserta bisa lebih kreatif dan inovatif menerapkan ilmu yang mereka dapat ke berbagai media seperti di baju, jilbab/hijab dan lainnya sesuai kreativitas masing-masing,” harapnya.

Lebih lanjut Bermawi menyampaikan, menjahit ini merupakan industri yang sangat natural, karena hasil karya menjahit ini akan bagus apabila dikerjakan dengan hati. Apalagi harga bahan baku sangat terjangkau dan nilai ekonomisnya begitu tinggi sehingga pendampingan dan pemasarannya tidak begitu sulit.

“Yang penting mereka bisa produksi dulu. Jika produknya bagus, yang namanya seni itu harganya tak terhingga. Kalau bicara masalah pemasaran kami dari LPK Bina bangsa siap memberikan pendampingan dan membantu pemasaran produk,” tandasnya.

Dijelaskannya, pelatihan yang digelar ini berlangsung selama dua bulan dan para peserta akan dibekali teknik-teknik dalam menjahit, teknologi fashion dan desain fashion.

“Pelatihan mulai 10 Agustus 2020 dan akan berlangsung selama dua bulan, dengan pola pembelajaran 200 jam. Belajar setiap hari dari jam 08:00 – 12:00 dan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker, handsanitizer serta face shield,” ujarnya.

“Mengembangkan keterampilan menjahit menjadi produk fashion selain menciptakan lapangan kerja juga bisa menyumbang pendapatan bagi para peserta nantinya. Ekonomi kreatif ini harus kita dukung agar punya daya saing tinggi,” pungkasnya.(dhi)

Related posts

Leave a Reply